Karier/Pekerjaan

Salah satu hal yang sering kali menjadi penyesalan kita di kemudian hari adalah pemilihan karier. Karena kita TERLALU BERSEMANGAT UNTUK MEMERBAIKI HIDUP maka kita mengambil arah karier yang keliru. Yang menyebabkan kita keliru dalam pemilihan karier adalah karena kita ingin cepat kaya, ingin cepat berkembang, ingin cepat bersumbangsih, ingin lari dari kegagalan, ingin melayani Tuhan. Jika itu yang terjadi pada kita, maka apa yang harus menjadi pedoman bagi kita dalam kita memilih karier agar kita tidak menyesal di kemudian hari ?
Salah satu hal yang sering kali menjadi penyesalan kita di kemudian hari adalah pemilihan karier. Karena kita TERLALU BERSEMANGAT UNTUK MEMERBAIKI HIDUP maka kita mengambil arah karier yang keliru. Yang menyebabkan kita keliru dalam pemilihan karier adalah karena kita ingin cepat kaya, ingin cepat berkembang, ingin cepat bersumbangsih, ingin lari dari kegagalan, ingin melayani Tuhan. Jika itu yang terjadi pada kita, maka apa yang harus menjadi pedoman bagi kita dalam kita memilih karier agar kita tidak menyesal di kemudian hari ?
Kadang kita kehilangan pekerjaan oleh karena faktor penyebab di luar kendali namun adakalanya kita kehilangan pekerjaan karena ulah sendiri. Apa pun penyebabnya, kehilangan pekerjaan untuk waktu yang berkepanjangan tidaklah baik. Mengapa dikatakan tidak baik? Apa alasannya dan dampaknya?
Salah satu kebutuhan pokok manusia adalah bekerja. Kadang kita mengaitkan bekerja dengan beban yang mesti dipikul namun sesungguhnya bekerja adalah sebuah aktivitas penting yang berhubungan erat dengan kesehatan jiwa dan pemenuhan kodrat manusiawi kita. Dalam bagian ini di bahas mengenai bekerja dari sudut pandang atau perspektif Alkitab dan juga diuraikan hubungan antara bekerja dengan kodrat manusiawi dan kesehatan jiwa.

Bermacam-macam cara yang akan kita pelajari untuk mengatasi kejenuhan, yang salah satunya adalah melakukan pekerjaan sesuai dengan hobi kita, membangun relasi dengan mitra kerja.

Pada awalnya kita memulai relasi di dalam konteks kehidupan yang serupa. Kesamaan lingkup kehidupan sedikit banyak berpengaruh menyelaraskan kedua diri yang berbeda.Tetapi setelah menikah kesamaan makin menipis berhubung kita dipisahkan oleh tuntutan pekerjaan. Perbedaan berpotensi menciptakan jarak.

Ada orang yang dengan mudah mengetahui jenis pekerjaan yang disukainya namun ada sebagian orang yang mengalami kesukaran menentukan bidang pekerjaannya. Untuk memahami bidang yang cocok, disini kita akan mengenal 11 teori perkembangan karier.

Berbeda dengan pria, acap kali peran istri dan karier tidak berjalan harmonis. Ada empat prinsip yang bisa digunakan untuk mempertimbangkan hal ini. Yaitu (1) Tetapkanlah prioritas tujuan hidup, (2) Tuhan tidak menetapkan satu model pernikahan, (3) Perhatikan dan terimalah kodrat masing-masing, (4) Gantilah apa yang telah kita ambil dari keluarga.

Dalam materi ini kita diajak melihat kembali dampak, latar belakang dan bagaimana kita menghadapi PHK tersebut.

Halaman