Pelayanan Gereja

Ada lima formasi bagi mahasiswa teologia, yaitu formasi spiritualitas (relasi dengan Tuhan), formasi pengetahuan (biblika, sejarah gereja), formasi karakter dan kepribadian (kejujuran, integritas, kesabaran, gambar diri), formasi kepemimpinan (memimpin rapat, berorganisasi), formasi pelayanan (keterampilan menggali Firman, mengajar, menyanyi,menyusun bahan PA, memuridkan). Penting memiliki Kontrak Target Pertumbuhan, memiliki mentor dan teman sejenis KTB.
Keterpanggilan kita perlu diuji lewat uji pelayanan, uji hidup rohani dan uji karakter. Apakah ketika kita menghadapi krisis pelayanan tetap ingin melayani Tuhan ? Kesukaan melayani tanpa relasi yang dekat dengan Tuhan membuat kita sebatas melakukan aktifitas pelayanan sosial bukan aktifitas pelayanan rohani. Apakah kita memiliki kerendahan hati, kesediaan berkorban, kejujuran, integritas, hati yang sedia dan senang diajar. Sangat strategis bisa memunyai mentor rohani dan Kelompok Pertumbuhan Bersama (KTB).
Seorang pendeta tetap perlu pendampingan pacaran dan pranikah yang mendalam dan berkualitas. Pernikahan perlu dirawat dan ditumbuhkan dengan benar sehingga manfaatnya banyak. Anak-anak yang dikaruniakan akan menduplikasi pernikahan orang tuanya yang berkualitas. Warga jemaat akan memiliki model hidup dan motivasi kuat untuk membangun pernikahan yang berkualitas, sehingga kehidupan pernikahan yang buruk bisa dihindari.
Anak-anak pendeta dituntut untuk bersikap dan berperilaku seperti pendeta. Terdapat dua sumber yang menyebabkan anak merasa tertekan yaitu dari keluarga inti dan dari lingkungan pelayanan orangtua tersebut atau dari masyarakat. Biarlah kita semua menyadarinya sehingga anak-anak pendeta bisa bertumbuh kembang dengan sehat sebagaimana anak-anak pada umumnya.
Tugas dan tantangan istri gembala tidaklah mudah. Selain bertugas menjaga hubungan yang erat dan intim dengan Tuhan serta suaminya, seorang istri gembala sidang juga musti memelihara hubungan yang erat dan baik dengan anak juga dengan jemaat
Tidak banyak yang menyadari bahwa sesungguhnya tugas istri gembala sidang tidak kalah susahnya dengan tugas gembala sidang. Itu sebab pada kesempatan ini kita akan mengangkat topik yang berkaitan dengan tugas dan tantangan istri gembala sidang. Secara khusus kita akan melihat tugas dan tantangan istri gembala sidang yang berhubungan dengan Tuhan, suami, anak-anak dan gereja.
Dalam perbincangan Menjadi Konselor Yang Efektif bagian 1 telah dibahas 5 karakteristik diri yang sehat yang perlu dimiliki oleh seorang konselor agar efektif dalam pelayanannya. Berikut akan dibahas 2 karakteristik selanjutnya.
Dengan meningkatnya kesadaran akan kebutuhan layanan konseling, maka meningkat pula kebutuhan akan konselor-konselor yang efektif. Seperti dokter yang memberikan obat bagi tubuh pasiennya, konselor memberikan “dirinya yang sehat” sebagai obat bagi jiwa orang yang dilayaninya. Dengan kata lain, diri konselor yang tidak sehat adalah racun bagi orang yang dikonselingnya. Berikut akan dibahas tujuh karakteristik diri yang sehat yang perlu dimiliki oleh seorang konselor.
Sifat Tuhan yang seringkali dikenal orang adalah Tuhan yang penuh dengan belas kasihan, namun Tuhan tidak memberikan belas kasihan-Nya dengan sembarangan. Bagaimanakah cara mendapatkan belas kasihan Tuhan ? Di sini kita akan belajar mendapatkan belas kasihan Tuhan dari seorang yang memunyai penyakit kusta.
Salah satu perbedaan mencolok antara kita dan Tuhan berkaitan dengan hal nilai.Apa yang kita nilai penting belum tentu penting di mata Tuhan, begitu pula sebaliknya. Itu sebabnya di dalam pelayanan kadang kita salah sasaran karena apa yang kita nilai penting ternyata tidak penting dan sebaliknya, apa yang kita nilai tidak penting ternyata penting di hadapan Tuhan. Kita mesti menyelaraskan persepsi tentang apa yang penting supaya kita dapat melayani Tuhan tepat sasaran.

Halaman