Pengembangan Diri

Bagaimanakah caranya agar kita dapat senantiasa bersukacita? Kata kunci di sini adalah "dalam Tuhan." Di luar Tuhan mustahil kita dapat senantiasa bersukacita. Dan sukacita seperti apa yang ada di dalam Tuhan?

Pada dasarnya sikap egois atau orang yang egois memiliki sifat serakah meskipun tidak selalu nampak bahwa itu serakah. Orang yang egois sebetulnya menyimpan ketakutan dan kekhawatiran akan kehilangan apa yang menjadi miliknya atau haknya. Dan sebetulnya orang tersebut memiliki kebutuhan yang besar akan ketenteraman atau keamanan.

Banyak manfaat yang terkandung dalam hobby kita. Dan Prinsip yang harus kita perhatikan di dalam melakukan hobby ialah yang cocok untuk jiwa kita, bijak memilih hobby, jangan merugikan dan membahayakan keluarga. Hobby tidak boleh berdosa, jangan menjadi pemisah antara kita dengan orang-orang yang kita kasihi.

Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan, tetapi seringkali yang menjadi kecenderungan kita adalah kita ingin menjadi orang di luar dari diri kita.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam mengelola waktu, yaitu: 1. Menentukan prioritas dalam menetapkan waktu. 2. Kita mesti mempunyai tujuan akhir

Keputusasaan adalah lenyapnya pengharapan akan terjadinya sesuatu yang kita dambakan. Penderitaan yang tak kunjung berakhir dan harapan yang tidak terwujud bisa juga mengakibatkan munculnya keputusasaan.

Ada orang yang sukar mengambil keputusan. Mereka terus menimbang-nimbang dan tidak dapat menentukan pilihannya. Disini akan dijelaskan mengenai ciri dan penyebab dari pribadi yang cemas.

Belajar mempunyai arti luas, namun bisa kita katakan sebetulnya belajar itu adalah penambahan pengetahuan. Suatu yang belum kita ketahui kemudian kita ketahui setelah melewati proses yang disebut belajar.

Khusus bagi orang yang mudah cemas, pengambilan keputusan dapat menjadi saat yang menegangkan. Ia takut salah dan tidak berani menanggung akibatnya; acap kali ia berlindung di balik orang lain agar tidak usah mengambil keputusan. Bagian ini memberikan beberapa masukan untuk menolong orang yang mudah cemas mengambil keputusan.

Kita harus menyadari hidup itu tidak bisa kita kendalikan, supaya kita fleksibel dalam hidup kita harus mulai dengan suatu perspektif, sebetulnya hidup itu tidak dalam kuasa kita.

Halaman