Audio

Audio

Gangguan Kepribadian Paranoid

Kepribadian paranoid ditandai adanya pola ketidakpercayaan dan kecurigaan mendalam terhadap orang lain yang alasannya mereka tafsirkan bahwa mereka iri yang dapat ditandai oleh empat atau lebih dari tujuh hal-hal yang dibahas dalam perbincangan ini.

Gangguan Kepribadian Schizoid

Kepribadian schizoid ditandai adanya pola pemisahan hubungan yang menetap, ketidakacuhan sosial dan hubungan seksual, serta tingkat pengalaman dan ekspresi emosi yang terbatas. Seseorang bisa dikategorikan memiliki kepribadian schizoid jika menampakkan empat atau lebih dari tujuh hal-hal yang dibahas dalam perbincangan ini

Kepribadian Narsistik

Kepribadian narsistik ditandai adanya pola yang meyakinkan tentang sesuatu yang berlebihan, membutuhkan penghargaan dan kurang berempati sebagaimana yang terlihat dari lima tanda atau lebih.

Kepribadian Obsessive Compulsive

Kepribadian obsesif kompulsif ditandai adanya pola keterpakuan pada urutan, kesempurnaan serta kontrol mental dan relasi antarpribadi yang menetap pada saat diperlukan fleksibilitas, keterbukaan dan efisiensi sebagaimana ditandai oleh empat atau lebih dari 8 tanda-tanda yang akan dibahas dalam perbincangan ini.

Mengomel

Mungkin kita sudah biasa mendengar orangtua mengomeli anaknya, atau bisa jadi kita sendiri melakukannya. Padahal seringnya mengomel tidak mengubah perilaku yang kita omeli. Apa penyebab dan akibat bila anak sering diomeli?

Menuntut Seketika

Kebanyakan orangtua suka menuntut anaknya melakukan sesuatu saat itu juga. Ternyata bila menuntut seketika menjadi pola kebiasaan, hal ini dapat berakibat buruk pada tumbuh kembang anak.

Keluarga Bahagia, Adakah?

Keluarga bahagia itu ADA! Memang tidak ada keluarga yang sempurna, tetapi ada banyak keluarga yang bahagia. Kabar baik, bukan? Berikut akan dipaparkan beberapa ciri atau tanda bahagia.

Pengaruh Relasi Anak-Orangtua Pada Pernikahan Anak

Di antara semua relasi, mungkin terpenting adalah relasi anak dan orangtua. Bukan saja relasi ini berdampak pada perkembangan jiwa anak, relasi ini pun berdampak pada relasi anak dan keluarganya kelak. Berikut ini akan dipaparkan dampak relasi anak dan orangtua pada relasi anak dan keluarganya serta saran bagaimana mengurangi dampak negatifnya

Mengapa Anak Enggan Hidup Dekat Dengan Orangtua

Semakin tua semakin kita membutuhkan anak, entah karena kesepian di usia tua atau juga karena penyakit yang kerap melanda orang-orang tua. Namun tidak semua anak mau hidup dekat-dekat orangtuanya. Kenapa?

Ketika Pasangan Mengancam Cerai

Ternyata ada beberapa penyebab mengapa pasangan mengancam bercerai dan setiap penyebab menuntut reaksi yang tepat. Pada dasarnya kita tidak bisa memastikan masa depan pernikahan sebab ibarat dua kaki, pernikahan pun menuntut kerja sama dua kaki untuk berjalan. Kita perlu senantiasa menyandarkan pernikahan kita pada Tuhan.

Halaman

Berlangganan RSS - Audio