Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs TELAGA
You are hereEv. Anne Kartawijaya, M.Div
Ev. Anne Kartawijaya, M.Div
Ev. Anne Kartawijaya, M.Div
1001 Akal Membantu Anak Belajar
Anak kita memiliki ciri perkembangannya yang khas dalam belajar pada tiap masa kehidupannya.
Sebagai orangtua, kita dapat menjadi penolong yang jauh lebih efektif bila kita memahami apa yang dibutuhkan anak kita sesuai dengan masa pertumbuhannya. Berikut akan kami sampaikan beberapa hal yang dapat kita lakukan agar anak-anak kita dapat menguasai keterampilan belajar secara lebih optimal. Pada saat yang sama, kita pun dapat mengurangi kesalahan-kesalahan yang sering terjadi. Dalam banyak hal, karena kurangnya pemahaman, banyak orangtua tanpa disadari justru menghambat tumbuhnya keterampilan belajar pada anak-anaknya.
Bak Atap dimakan Rayap
Penghinaan atau pelecehan terhadap "harga diri" manusia terjadi di mana-mana dan di berbagai kalangan, termasuk dalam dunia anak. Anak-anak saling menghina baik secara halus maupun kasar, secara verbal maupun fisik, bisa dalam bentuk penyerangan maupun permainan, dan bisa dilakukan oleh anak kelompok bermain sampai anak SMU.
Penghinaan terhadap harga diri (bullying) menggerogoti seseorang, sedikit demi sedikit, bagaikan atap yang dimakan rayap. Perlahan namun pasti, penghinaan selalu berakibat buruk. Tanpa antisipasi dari orang tua maupun guru, penghinaan pada akhirnya akan menghancurkan penghargaan diri anak terhadap dirinya sendiri.
Manfaat Bermain Bersama Anak
Sebelum Anda melanjutkan membaca, coba renungkan pertanyaan berikut ini: "Apakah saya mempunyai waktu bermain (play-time) bersama anak atau apakah saya pernah terpikir untuk memasukkan kegiatan bermain ke dalam agenda saya?"
Saya duga kebanyakan orang tua lebih cenderung menjadi penonton dan fasilitator acara bermain dari anak-anaknya daripada dirinya sendiri ikut terjun dalam permainan tersebut, padahal bermain bersama anak banyak sekali manfaatnya.
Ibu dan Dunianya; Kerja Paro Waktu: Salah Satu Alternatif?
Bagi beberapa ibu yang aktif dan energik, terus menerus diam di rumah merupakan hal yang menjemukan dan terkadang membuat suasana rimah tangga menjadi tidak sehat. Beberapa ibu memilih untuk bekerja paro waktu. Ada beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum kita memutuskan kerja paro waktu:
Jarak Lokasi Kerja
Suasana di Jakarta sangat berbeda dengan suasana di kota-kota lain. Harus dipikirkab berapa banyakkah waktu yang tersita di jalan dan berapa banyakkah waktu yang dipakai untuk bekerja. Seringkali bekerja paro wakti di kantor menjadi tidak efektif karena masalah lalu lintas kota Jakarta. Jikalau kota di mana tempat anda tinggal sesibuk kota Jakarta, pikirkanlah hal ini. Sebaiknya kita memilih lokasi kerja yang tidak terlalu jauh dari rumah, sehingga waktu Anda tidak terbuang percuma. Lokasi yang dekat juga menolong Anda untuk segera pulang jikalau anak mendadak membutuhkan kehadiran anda secepatnya.
Mengarahkan Perasaan Anak dengan Tepat
Sebagai orang tua, kita perlu mengenal dinamika kehidupan anak-anak kita termasuk perasaan-perasaan mereka. Tapi bukankah kita sering bingung apa yang sebenarnya sedang dialami oleh anak kita, apakah ia sedang sedih, malu, marah, takut atau lainnya. Dan tidak jarang kita juga bingung bagaimana menolong mereka mengatasi perasaannya.
Di bawah ini ada beberapa cara yang mungkin dapat Anda gunakan dalam rangka menolong anak mengatasi perasaan-perasaannya.






