Masalah Hidup
Dalam banyak hal, perjalanan hidup kita mirip dengan pengalaman hidup raja Hizkia. Kita dapat memetik pelajaran dari II Tawarikh 32:24-27 yang antara lain Pelajaran 1: Masalah dapat menimpa orang percaya, Pelajaran 2: Pertolongan Tuhan datang kepada orang percaya, Pelajaran 3: Kejatuhan dapat menghampiri orang percaya.
Saat ditinggal oleh pasangan terutama istri, ada bermacam-macam perasaan yang berkecamuk di dalam hati seorang suami, antara lain rasa sedih dan kesepian.
Satu jawaban Tuhan yang diberikan kepada setiap anakNya yang dikasihi itu masing-masing berbeda.
Cinta kasih sangat memerlukan pemeliharaan, baik itu cinta kasih di antara suami-istri, orangtua-anak, antar rekan, teman dsb. Kita perlu mengenal hal-hal apa yang dapat menyuburkan cinta kasih, tanpa hal-hal tersebut cinta kasih cenderung akhirnya pudar.
Materi ini akan mengajak kita semua untuk memperhatikan atau melihat Batsyeba. Ternyata Tuhan tidak melupakan seorang Batsyeba, dia mendapatkan tempat di hati Tuhan.
Percobaan itu datang melalui tiga pintu yaitu : Keinginan, Kelemahan pribadi dan Kelengahan. Respons apa yang harus kita lakukan terhadap pencobaan itu?
Beberapa hal yang merupakan penghiburan bagi para duda ialah Firman Tuhan, jadi ada persekutuan dengan Tuhan, Situasi Keluarga dan Pergi Ke makam namun tidak sering hanya kadang-kadang.
Stress yang muncul akibat pengalaman yang mengerikan yang terjadi di masa lampau. Dan mempengaruhi dia dalam waktu yang sangat lama.
Hidup yang hancur disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya karena perbuatan diri sendiri, bisa juga karena lingkungan.
Untuk banyak hal dalam hidup ini kita bersedia mempersiapkan diri, namun sedikit di antara kita yang bersedia mempersiapkan diri menghadapi kematian. Kita perlu melihat fakta tentang kematian dengan jernih agar dapat mempersiapkan diri dengan tepat.
Halaman
- « awal
- ‹ sebelumnya
- …
- 12
- 13
- 14
- 15
- 16
- …
- selanjutnya ›
- akhir »