Pengembangan Diri

Semua orang ingin hidup bersukacita dan bergembira tapi sering kali kita harus menjumpai situasi dalam hidup yang tidak membawa sukacita. Dan pertanyaannya adalah bagaimanakah kita dapat hidup bersukacita?

Berpikir negatif sudah menjadi suatu kecenderungan kita di dalam menghadapi suatu masalah atau cenderung melihat yang negatif. Dan ini merupakan upaya untuk mengurangi sakitnya kekalahan atau kegagalan yang akan diterima.

Ketabahan bukanlah sesuatu yang dapat kita peroleh dengan hanya berdoa, kemudian tiba-tiba dari sorga Tuhan menurunkan sesuatu yang bernama ketabahan. Ketabahan sebenarnya hasil dari penggemblengan karakter lewat proses waktu dan tekanan hidup. Yang antara lain lewat gesekan, keputusan kita untuk tidak terikat oleh waktu dll.

Pada dasarnya sikap egois atau orang yang egois memiliki sifat serakah meskipun tidak selalu nampak bahwa itu serakah. Orang yang egois sebetulnya menyimpan ketakutan dan kekhawatiran akan kehilangan apa yang menjadi miliknya atau haknya. Dan sebetulnya orang tersebut memiliki kebutuhan yang besar akan ketenteraman atau keamanan.

Bagaimanakah caranya agar kita dapat senantiasa bersukacita? Kata kunci di sini adalah "dalam Tuhan." Di luar Tuhan mustahil kita dapat senantiasa bersukacita. Dan sukacita seperti apa yang ada di dalam Tuhan?

Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan, tetapi seringkali yang menjadi kecenderungan kita adalah kita ingin menjadi orang di luar dari diri kita.

Banyak manfaat yang terkandung dalam hobby kita. Dan Prinsip yang harus kita perhatikan di dalam melakukan hobby ialah yang cocok untuk jiwa kita, bijak memilih hobby, jangan merugikan dan membahayakan keluarga. Hobby tidak boleh berdosa, jangan menjadi pemisah antara kita dengan orang-orang yang kita kasihi.

Keputusasaan adalah lenyapnya pengharapan akan terjadinya sesuatu yang kita dambakan. Penderitaan yang tak kunjung berakhir dan harapan yang tidak terwujud bisa juga mengakibatkan munculnya keputusasaan.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam mengelola waktu, yaitu: 1. Menentukan prioritas dalam menetapkan waktu. 2. Kita mesti mempunyai tujuan akhir

Belajar mempunyai arti luas, namun bisa kita katakan sebetulnya belajar itu adalah penambahan pengetahuan. Suatu yang belum kita ketahui kemudian kita ketahui setelah melewati proses yang disebut belajar.

Halaman