Di dalam kehidupan kita sehari-hari seringkali kita harus melakukan hal-hal yang sama, dari hari ke hari, dari minggu ke minggu dan dari bulan ke bulan bahkan ada yang dari tahun ke tahun. Apa manfaat untuk kita melakukan rutinitas karena rutinitas itu cenderung membosankan?
Saudara-Saudara pendengar yang kami kasihi, di mana pun anda berada. Anda kembali bersama kami pada acara TELAGA (Tegur Sapa Gembala Keluarga). Saya Gunawan Santoso dari Lembaga Bina Keluarga Kristen, akan berbincang-bincang dengan Bp. Heman Elia, M.Psi. Beliau adalah seorang dosen di Seminari Alkitab Asia Tenggara Malang. Perbincangan kami kali ini tentang “Memelihara rutinitas dalam keluarga”. Kami percaya acara ini pasti bermanfaat bagi kita sekalian dan dari studio kami mengucapkan selamat mengikuti.
HE : Ya, itu yang disebut rutinitas yang akan kita bicarakan kali ini.
HE : Rutinitas yang di dalam keluarga ada beberapa macam yang biasa dilakukan yang menjadi keseharian. Misalnya, menjelang tidur orang tua menidurkan anak, membangunkan anak, kemudian menyiapka makan, kegiatan makan bersama, menyiapkan anak berangkat ke sekolah atau kita bersama-sama untuk berangkat kerja.
Rutinitas yang sepele, misalnya ngobrol, bergurau, berekreasi juga berdoa dan beribadah bersama-sama. Nah yang disebut rutinitas itu kalau kita lakukan secara teratur dan juga jangka waktunya tetap jadi secara relatif pasti setiap anggota mempunyai antisipasi tentang awal dan akhir dari setiap kegiatan itu.HE : Tetap ada hal yang rutin yang lain yang bisa kita lakukan, jadi bukan dalam bentuk cerita tapi mungkin kita sama-sama menceritakan apa yang kita alami atau kita juga bisa berdoa bersama, kta berbincang-bincang saling memberikan masukan, nasehat dan sebagainya.
HE : Betul.
HE : Jadi misalnya kadang-kadang kalau malam, mungkin kalau siang saat ini keluarga modern agak susah untuk melakukan makan bersama seperti di waktu lalu. Tapi kalau malam misalnya kita tetapka setiap jam 7 kita kumpul, kita makan malam berakhirnya jam 19.20
atau 19.30 begitu, lalu mulai lagi kegiatan yang lain misalnya anak-anak belajar dan sebagainya.HE : Tentu kita tidak melakukanya secara kaku. Tetapi yang jelas adalah ketika masing-masing anggota keluarga mau kemana dan sebagainya, rutinitas tetap bisa dijaga misalnya, dengan pamit keman, saling mengetahui.
Misalnya pulangnya jam berapa, pulang jam berapa itu juga dijaga.HE : Ya betul.
HE : Kalau rutinitas yang kita lakukan sehari-hari biasanya kita lakukan sendirian. Jadi kalau rutinitas yang dimaksud bersama-sama dengan keluarga misalnya mandi, makan, rekreasi, bergurau yan melibatkan semua anggota keluarga ini yang disebut dengan rutinitas di dalam keluarga.
Jadi baik secara tersirat maupun dinyatakan secara terang-terangan kita memang melibatkan setiap anggota keluarga.HE : Ya betul, yang dilakukan secara bersama-sama itu disebut dengan rutinitas di dalam keluarga.
He : Itu salah satu yang memang kita juga lakukan.
HE : Betul, tapi memang perlu ada juga dimana semua anggota keluarga ikut bersama-sama.