Makna Kematian buat Anak

Versi printer-friendly
Kode Kaset: 
T416B
Nara Sumber: 
Heman Elia, M.Psi.
Abstrak: 
Membicarakan tentang kematian kepada anak merupakan hal yang kurang enak dan kurang nyaman. Tetapi akan lebih baik kalau anak memperoleh pengertian yang benar mengenai kematian, sehingga tidak membawa dampak buruk bagi anak tersebut.
Audio
MP3: 
Play Audio: 
Ringkasan

Beberapa penyebab kenapa kita enggan untuk membicarakan kematian:

  1. Kita mungkin memperoleh pengaruh budaya yang berkaitan dengan takhayul.

  2. Kita sering mengaitkan dengan sesuatu yang menyedihkan.

Manfaat kita membicarakan mengenai kematian kepada anak:
Supaya anak memperoleh pengertian yang benar mengenai kematian. Karena apabila anak mempunyai konsep yang keliru tentang kematian, maka anak akan menyimpan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab dan kadang-kadang hal ini akan menyebabkan rasa duka yang sulit diselesaikan pada diri anak.

Konsep yang salah tentang kematian:

  1. Anak memandang kematian sama dengan tidur, tidur yang sangat panjang yang tidak bangun-bangun lagi.

  2. Kematian bukan hal yang permanen, sehingga kadang-kadang anak mengharapkan sesuatu yang tidak masuk akal misalnya meminta binatang peliharaan yang sudah mati untuk dibangunkan lagi.

Beberapa moment di mana kita bisa membicarakan tentang kematian kepada anak:

  1. Pada saat kita bercerita, kemudian ada cerita atau dongeng tentang kematian, nah kita bisa sedikit menjelaskan di situ.

  2. Saat misalnya sedang menghadapi seorang kerabat atau orang dekat atau siapa saja yang meninggal atau anak mengatakan bahwa orang tua dari temannya meninggal.

  3. Kalau anak mempunyai binatang peliharaan, nah itu kesempatan yang baik untuk menjelaskan tentang kehidupan dan kematian kepada anak.

Dampak kalau kita sampai memberikan konsep yang keliru tentang kematian kepada anak:

  1. Misalnya mati sama dengan tidur yang panjang, untuk anak yang peka mungkin saja mereka tidak berani tidur karena takut tidak bisa bangun lagi.

  2. Menimbulkan rasa marah karena merasa dibohongi. Ada anak yang sampai menulis surat kepada sahabatnya yang sudah meninggal atau bahkan menulis surat kepada ayahnya di tempat yang jauh, di tempat yang dikatakan indah sekali padahal ayahnya sudah meninggal. Nah ketika dia tidak mendapatkan fakta yang sebenarnya, ada rasa duka, nah ketika anak itu dewasa dan tahu fakta yang sebenarnya dia bisa marah.

Mazmur 116:15, "Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihiNya."