Berita TELAGA
Berita TELAGA
Cinta Pertama: Mitos Atau Realitas
Berita Telaga Edisi No. 30 /Tahun III/ Februari 2007/
Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK) Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini Account : BCA Cab. Malang No. 011.1658225
CINTA PERTAMA: MITOS ATAU REALITAS?
Apakah cinta pertama itu riil atau mitos belaka? Jika mitos, mengapa begitu banyak orang yang mengalaminya dan berhasil mempertahankannya sampai pernikahan? Sebaliknya, bila riil, mengapa begitu banyak yang hanya mengalaminya secara sementara?
Makna Kesepadanan
Berita Telaga
Edisi No. 29 /Tahun III/ Januari 2007/
Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK)
Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id
Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini
Account : BCA Cab. Malang No. 011.1658225
MAKNA KESEPADANAN
Sebelum membahas arti sepadan saya akan menguraikan terlebih dahulu beberapa hal yaitu:
- Kesepadaan tidak identik dengan kesama-an.
- Kesepadanan tidak identik dengan penji-plakan, maksudnya adalah salah satu pihak menanggalkan dirinya dan menjadi seperti yang diharapkan pasangannya. Penjiplakan ini tidak akan berlangsung lama.
Ibu dan Anak Perempuannya
Berita Telaga
Edisi No. 27 /Tahun III/ Desember 2006/
Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK)
Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id
Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini
Account : BCA Cab. Malang No. 011.1658225
IBU DAN ANAK PEREMPUANNYA
Peranan orang tua yang sejenis dalam hal ini ibu sangatlah besar terhadap perkembangan kepribadian anak perempuannya.
Kebutuhan pokok anak perempuan yang berkaitan erat dengan peran ibu adalah kebutuhan untuk dikasihi.
Dikasihi oleh ibu merupakan landasan terbentuknya penghargaan diri yang kuat pada diri anak perempuan. Inilah dasar keyakinan diri bahwa ia berarti/bernilai.
Mengapa Masalah Pernikahan Sukar Selesai?
Berita Telaga
Edisi No. 26 /Tahun III/ November 2006/
Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK)
Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id
Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini
Account : BCA Cab. Galunggung No. 011.1658225
MENGAPA MASALAH PERNIKAHAN SUKAR SELESAI?
Pertama, pada umumnya kita beranggapan bahwa pasangan kitalah yang bermasalah dan harus berubah. Itu sebabnya kita enggan melakukan perubahan sebab kita beranggap-an bahwa tidak ada yang salah dalam diri kita. Jadi, kalau kita tidak salah, mengapa mesti berubah? Paradigma seperti ini dapat dimengerti karena memang itulah yang terjadi dalam hal lainnya. Namun pernikahan bukanlah seperti hal lainnya; pernikahan adalah kehidupan bersama dan masalah yang timbul acap kali tidak berkaitan dengan salah-benar. Kebanyakan masalah pernikahan berhubungan dengan kebiasaan hidup yang berbeda. Itu sebabnya yang dibu-tuhkan adalah penyesuaian—dari kedua belah pihak.
Keluarga yang Kokoh
Berita Telaga
Edisi No. 25 /Tahun III/ Oktober 2006/
Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK)
Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id
Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini
Account : BCA.KCP Galunggung no. 011-1658225
KELUARGA YANG KOKOH
Ada pasangan yang makin lama menikah, makin serasi dan bahagia. Apakah yang menjadi kiat keberhasilan pasangan ini? Berikut ini akan dipaparkan beberapa kuncinya.
Tahap Pertumbuhan Keluarga
Berita Telaga
Edisi No. 24 /Tahun III/ September 2006/
Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK)
Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id
Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini
Account : BCA.KCP Galunggung no. 011-1658225
TAHAP PERTUMBUHAN KELUARGA
"Penting bagi kita untuk memahami tahap pertumbuhan keluarga agar kita mengerti tugas yang terkandung di dalam setiap fase itu. Keberhasilan menyelesaikan tugas pada setiap tahapan akan mempengaruhi perkembangan tahap selanjutnya. Ada empat tahapan yang masing-masing mencakup sekitar kurun 12 tahun. Setiap tahapan berhubungan dengan tiga tugas yakni kerabat, keluarga, dan karier
Siapa yang Harus Berubah...
Berita Telaga
Edisi No. 24 /Tahun II/ Agustus 2006/
Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK)
Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id
Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini
Account : BCA.KCP Galunggung no. 011-1658225
SIAPA YANG HARUS BERUBAH...?
Berbicara tentang, "Siapa yang harus berubah?" bisa berlangsung semalaman dan itu pun biasanya tidak selesai. Pada umumnya kita menuding pasangan sebagai pihak yang perlu berubah sebab bukankah kita merasa berada di pihak yang benar? Itu sebabnya penting bagi kita untuk menempatkan masalah "berubah" ini dalam perspektif berbeda agar kita dapat melakukannya, bukan hanya membicarakannya. Setidaknya ada dua hal yang perlu kita pertimbangkan.
Gaya Komunikasi Pria dan Wanita
Berita Telaga Edisi No. 23 /Tahun II/ Juli 2006/
Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK) Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini Account : BCA.KCP Galunggung no. 011-1658225
GAYA KOMUNIKASI PRIA DAN WANITA
Salah satu sumber konflik dalam rumah tangga adalah komunikasi yang tidak tepat sasaran. Meski kita tidak dapat menggeneralisasi semua, namun ada pola komunikasi tertentu yang lebih sering ditemukan pada pria dan wanita. Memahami pola ini bisa membantu kita memperlancar arus komunikasi.
Antara Pekerjaan dan Rumah
Berita Telaga Edisi No. 22 /Tahun II/ Juni 2006/
Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK) Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini Account : BCA.KCP Galunggung no. 011-1658225
ANTARA PEKERJAAN DAN RUMAH
Ada kalanya pria dan wanita memulai relasi di dalam konteks kehidupan yang serupa. Mereka kuliah di kota dan perguruan tinggi yang sama; beribadah dan melayani di gereja yang sama; bahkan sebagian dari kita bertumbuh besar di lingkungan yang sama. Kesamaan lingkup kehidupan sedikit banyak berpengaruh menyelaraskan kedua diri yang berbeda. Setelah menikah kesamaan makin menipis berhubung mereka dipisahkan oleh tuntutan pekerjaan. Ada yang harus diam di rumah bersama anak dan ada yang bekerja di luar rumah. Kalaupun keduanya bekerja di luar rumah, pada umumnya bekerja di bidang yang berlainan. Ketidaksamaan lingkup pekerjaan pada akhirnya memberi dampak pada kepribadian dan gaya hidup serta komunikasi di antara mereka. Perbedaan berpotensi menciptakan jarak dan untuk menghindarinya kita perlu melakukan beberapa hal berikut ini.
Disiplin dan Emosi Anak
Berita Telaga Edisi No. 21 /Tahun II/ Mei 2006/
Diterbitkan oleh Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK) Sekretariat: Jl. Cimanuk 58 Malang 65122 Telp./Fax.:0341-493645 Email: telaga@indo.net.id Website: http://www.telaga.org Pelaksana: Melany N.T., Lilik Suharmini Account : BCA.KCP Galunggung no. 011-1658225
DISIPLIN DAN EMOSI ANAK
Ada sebagian orangtua yang berpendapat bahwa anak tidak memerlukan disiplin sebab pada akhirnya ia akan belajar disiplin dengan sendirinya. Pandangan ini tidak tepat sebab anak memerlukan disiplin sama seperti anak memerlukan tangan orangtua untuk menuntunnya belajar berjalan. Salah satu alasan mengapa disiplin diperlukan adalah karena disiplin akan mempengaruhi emosi anak. Ada kaitan yang erat antara disiplin dan pengembangan serta penguasaan emosi anak. Penerapan disiplin yang tidak tepat berpotensi menghambat pemgembangan dan penguasaan emosi anak. Berikut kita akan melihat penerapan disiplin yang tidak tepat dan pengaruhnya pada perkembangan emosi anak. Namun pertama kita akan membahas definisi disiplin itu sendiri.