Skip to main content

Berita TELAGA

Berita TELAGA

Tatkala Hidup Berhenti Dengan Tiba-Tiba

Bulan
Januari
Tahun
2015
Tanpa kita sadari, setiap hari kita bangun dari tidur kita berharap bahwa hari ini akan berjalan sama seperti kemarin. Aktivitas yang kita lakukan kemarin akan kita lakukan hari ini dan apa yang terjadi kemarin akan terjadi hari ini. Singkat kata, kita tidak berharap bahwa hidup akan berubah dengan sekejap. Masalahnya adalah, hidup kadang berubah dengan sekejap dan kita pun harus membangun hidup dari nol lagi.

Harapan yang Hilang

Bulan
Desember
Tahun
2014
Kisah seorang penulis lagu 'Nyamanlah Jiwaku' atau 'It is Well With My Soul' yaitu H. G. Spafford. Dia bersama istri dan keempat putrinya merencanakan mengunjungi Eropa dari benua Amerika Serikat. Tetapi tepat sehari sebelum dia berangkat dia harus menyelesaikan urusan dagang sehingga ia membatalkan perjalanannya dan meminta istri dan keempat putrinya untuk pergi ke Eropa.

Melampaui Efisiensi

Bulan
Oktober
Tahun
2014
Kita hidup di era efisiensi. Kata efisiensi mengandung arti melakukan atau menghasilkan sebanyak mungkin dengan tenaga dan waktu sesedikit mungkin. Segala perencanaan yang kita buat didasarkan atas hukum efisiensi.

Menolong adalah Mengingatkan

Bulan
September
Tahun
2014
Pada kenyataannya kita harus mengakui bahwa kita semua manusia terbatas, tidak sempurna. Secerdas-cerdasnya kita banyak yang kita tidak ketahui, sebijak-bijaknya kita kadang kita masih melakukan kesalahan. Jadi waktu Tuhan menciptakan perempuan agar terjadi relasi yang saling tolong dan perempuan bisa menjadi penolong bagi laki-laki,

Ayah dan Arah

Bulan
Juni
Tahun
2014
Seorang ayah mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan seorang anak laki-lakinya. Keterlibatan ayah yang sangat minim terhadap pertumbuhan anak laki-lakinya dapat menyebabkan anak laki-laki tersebut setelah besar menjadi orang-orang yang tidak pasti, penuh keraguan, kebimbangan dan tidak mempunyai arah dalam hidup itu.

Berpacaran dengan Siapa

Bulan
April
Tahun
2014
Salah satu masalah yang sering dihadapi anak-anak Tuhan dewasa ini adalah keterbatasan pilihan pasangan hidup. Pada umumnya mencari orang seiman dan sepadan tidaklah mudah. Kadang kita menemukan yang seiman namun tidak sepadan; atau kadang menemukan yang sepadan tetapi tidak seiman.