Setelah konflik terjadi dalam keluarga, penting untuk berdiam diri sejenak agar luka dapat kering dan pendarahan berhenti. Realisasikan bahwa konflik tidak mendekatkan hubungan, melainkan penyelesaian konflik yang mengencangkan ikatan. Sebaiknya sepakati batas waktu untuk merenung, hindari memicu konflik baru dengan menyapa atau mengatakan hal-hal ringan, dan jika memungkinkan, sampaikan permintaan maaf dengan nada positif.