Dewasa

Banyak perubahan yang dialami oleh wanita paro-baya baik perubahan hubungan dengan suami, dengan anak maupun keharusan untuk menerima fakta bahwa dia makin menua.

Komunikasi adalah sebuah seni, sebuah keterampilan. Komunikasi bukan saja sebagai alat untuk kita menyampaikan sesuatu tetapi bagaimanakah kita bisa mendengarkan sesuatu sehingga apa yang disampaikan pasangan kita dapat kita terima dengan tepat.

Tantangan muncul ketika wanita paro-baya menghadapi kenakalan secara moral yang terjadi pada anak-anak mereka. Dan hal ini merupakan suatu pukulan yang benar-benar telak dirasakan oleh seorang ibu, suatu kegagalan yang sangat melukai hatinya.

Waktu kita berkata percaya kepada Tuhan, sebetulnya yang sedang kita lontarkan atau serukan adalah bahwa hidup ini tidak berdiri sendiri, ada Tuhan yang menciptakan dan yang mengatur alam semesta ini. Tuhan bukanlah Tuhan yang menciptakan kemudian membiarkan ciptaan-Nya hidup sendiri tanpa pengaturan-Nya dan keterlibatan-Nya.

Hidup sendiri terjadi karena ada hal yang melatarbelakanginya. Dan di dalam materi ini kita diajarkan bagaimana mempersiapkan diri dalam menghadapi hidup sendiri yang bagi sebagaian orang hal itu sangat tidak mudah.

Allah tidak pernah terlambat, Dia juga tidak pernah terlalu dini dalam menjawab doa, Tuhan menjawab doa selalu tepat waktu. Meminta melalui doa melatih penguatan otot iman kita dan memperdalam keintiman kita dengan Tuhan.

Hidup dalam kesendirian memang tidak mudah, tetapi tiada sesuatupun yang terjadi tanpa sepengetahuan Allah. Ada hal-hal yang dapat kita lakukan di dalam kesendirian kita untuk tetap bermakna, jangan berpikir selama-lamanya tunas itu tidak akan pernah muncul yang baru, bersama dengan Tuhan kita dapat memunculkan tunas yang baru.

Sering kali kita menjumpai banyak istri yang mengeluh karena figur suaminya yang negatif. Dan ini membawa dampak yang negatif pula, baik untuk istri maupun anak-anaknya. Melalui materi ini, kita ingin mengerti bagaimanakah pria yang setia kepada Tuhan dan keluarganya.

Seks adalah dari Tuhan, tidak salah kebutuhan seks diciptakan Tuhan, namun penggunaan atau penerapannya harus diberikan kembali kepada Tuhan karena wewenang Tuhan yang akan mengaturnya.

Di zaman sekarang ini banyak suami-istri yang bekerja, sehingga hak asuh anaknya diserahkan kepada orang lain, misalnya suster. Melalui materi ini kita diberikan saran-saran agar kedua orangtua terlibat dalam mengasuh anaknya terutama ibu, karena ini akan berpengaruh terhadap proses perkembangan anak jika nanti dewasa.

Halaman