Blog

Telat dan Satu Jam

Oleh: Betty Tjipta Sari

"How late will you come? We will meet at one hour, is it okay?"

Waktu aku baca pesan itu aku bertanya-tanya maksud dia menanyakan jam berapa aku datang atau menanyakan berapa lama aku bakal terlambat. Jadi aku pun jawab, "I will come on time at 1 PM. But do we need to meet for an hour? I think it will be a short meeting".


Remembering What God Has Done

Oleh: Betty Tjipta Sari
January 24, 2011 at 4:47pm
Dari kemarin aku berdoa untuk kemungkinan melanjutkan kuliah hingga selesai dengan kenyataan bahwa dana tidaklah cukup sampai akhir semester ini. Ibarat berjalan dalam gelap, Firman Tuhan seperti lentera yang membuatku dapat melangkah beberapa meter ke depan, tanpa tahu apa yang terjadi setelah itu. Aku bahkan tidak tahu ke mana Tuhan akan membawaku ke depan setelah study S2 ini. Yang aku lakukan hanya berusaha untuk taat dan mempercayakan diri pada-Nya, tanpa mengerti sama sekali atau pun memahami situasi di sekitarku.


Negeri Kincir Angin

Oleh: Betty Tjipta Sari

Hff..Hff… Aku terus berusaha keras mengayuh sepeda dari rumah (students house) ke universitas di bawah suhu 10° C di tengah angin kencang musim gugur pertamaku. Rasanya sepeda ini tetap saja lambat bergerak ke depan. Aku jadi merasa bersalah karena sewaktu kecil dulu aku sering iseng meniup semut yang sedang berjalan. Mungkin sekarang aku jadi tahu seperti apa rasanya menjadi semut kecil itu.

Asap, Terasi dan Ikan Goreng, jika Terbawa Angin…

Oleh: Betty Tjipta Sari

Satu kali, tiba-tiba aku rindu ingin makan sambal terasi dengan teri goreng bersama nasi panas… Hmm..pastilah lezat. Jadi dengan semangat aku membeli teri di supermarket Asia dan berencana membuat sambal terasi pula di rumah. Sore hari adalah waktu yang biasa dipakai untuk memasak. Biasanya orang Belanda hanya memasak satu kali sehari untuk makan malam, makan pagi dan makan siang adalah roti.

Pola Melayani Tuhan yang Alkitabiah

Banyak gereja mungkin kekurangan jemaat yang mau melayani di gereja sebagai guru Sekolah Minggu, pemimpin liturgi, pianis, singer, kolektan, penyambut tamu dan anggota paduan suara juga bentuk pelayanan lainnya, lalu mempermudah prasyarat untuk mereka yang baru lahir baru dan dibaptis, supaya tidak terjadi kekosongan sehingga menyebabkan para hamba Tuhan harus tugas rangkap di lebih dari 1-3 bentuk pelayanan. Sebelum jemaat melayani jauh lebih baik mengikuti kebaktian rutin dahulu seperti paparan John R.W. Stott berikut ini :

Cara Mencari Tulang Rusuk yang Sepadan

Oleh : Pdt. Yusak Timothy, M.Th

Jika kita adalah umat yang rajin membaca dan mempelajari Alkitab secara saksama, banyak pengajaran yang dapat kita terapkan dalam hidup ini dan jangan pernah kita sebut itu sudah kuno, karena tulisan itu sudah dicatat sebagai Firman TUHAN yang dapat digaransi bahwa Roh Kudus memberikan kita pencerahan dan inspirasi untuk disesuaikan dengan kebutuhan zaman yang modern ini.

Cara Tuhan Memelihara Umat-Nya

Oleh : Pdt. Yusak Timothy, M.Th

Pendahuluan
Harapan saya seusai membaca tulisan ini Anda dapat lebih lagi mengenal Allah yang berdaulat dalam pemeliharaan-Nya terhadap segala ciptaan juga umat pilihan-Nya. Karena sepengetahuan saya selama puluhan tahun ini, providensia Allah adalah semua hal yang baik yang dialami manusia sebagai ciptaan Allah, sudah terujikah pendapat ini atau belum ? Saat inilah waktunya untuk mencari jawaban yang tepat melalui tulisan ini.

Budaya Otonomy Versus Budaya Kelompok

Beberapa hari yang lalu saya menerima surat dari lembaga pemerintah Belanda yang isinya mengatakan bahwa semua orang yang berusia di atas 18 tahun yang tinggal di Belanda diharapkan memberi informasi kepada lembaga pemerintah apakah bersedia mendonorkan organ tubuhnya ketika meninggal.

Rindu Bakso

Cuaca mendung dan hujan rintik-rintik selalu mewarnai musim gugur seperti hari ini. Saya mencoba untuk merevisi manuskrip pertama saya untuk dikirim ke salah satu jurnal penelitian. Namun suasana mendung dan gigi yang senut-senut karena goyang akibat gusi saya yang lemah, membuat saya jadi enggan untuk berpikir keras menemukan cara bagaimana memperbaiki tulisan saya agar sesuai dengan standar publikasi ilmiah. Suasana di sekitar juga begitu sepi. Pikiran saya melayang ke Indonesia dan terbayang masa-masa ketika saya bekerja di sebuah universitas swasta di Jogja.

Bagaimana Mendapat Cinta?

“A gift cannot be earned, it is given. Don’t take it for granted but handle it with loving care”. Saya baca tulisan ini dari posting salah satu teman di Facebook. Yang spontan muncul dalam ingatan saya adalah ‘cinta juga sebuah pemberian dan anugerah’. Kita tidak bisa meraihnya dengan prestasi, tidak bisa membelinya dengan uang, tidak dapat menundukkannya dengan kuasa dan tidak dapat menariknya dengan popularitas. Kita mendapatkan cinta karena itu diberikan dengan sukarela.

Halaman

Berlangganan RSS - blog